Variolicious

Blog out my life

Campur sari…

Barusan membaca di salah satu blog ttg strobist photography, yg di salah satu kalimatnya menyatakan:

A little while ago, I took a look at my recent work and came to the conclusion that I was defaulting towards rich colors and saturation. It’s not something I necessarily wanted to be doing, either. But things were just ending up that way.

Mungkin benar, apa yg ditulisnya. Dulu saya bekerja di salah satu advertising agency sebagai designer dan supervisor printer. Karena printer tsb sudah tua, saya terpaksa untuk mem-boost pallete warna-warna saya menjadi lebi contrast. Bole dibilang contrast dan full saturation adalah cita rasa saya. Dan mgkn memikirkan kembali pallete-pallete warna photografi saya adalah foto dengan kecenderungan contrast tinggi. Range warna  antara yg tergelap dan terterang berdiri di jarak yg berjauhan, atau kontrast, istilahnya.

Selain itu, saya jg menjadi berpikir, dalam kehidupan sehari-hari, mungkin kita juga spt begitu, ya. Bagaimana tidak, lingkungan yg keras bisa saja memaksa kita untuk hidup secara keras, baik itu kata-kata kita ataupun perbuatan kita. Koq lucu ya, kita bisa sampe tergiring tanpa sadar oleh lingkungan kita (baik lingkungan pribadi ataupun pekerjaan).

Nah, sekarang adalah bagaimana tidak terseret ke dalam lingkungan (yg jelek tentunya), dan mencoba hal-hal yg lebih baru dan lebi bermanfaat tentunya…

Advertisements

October 16, 2009 Posted by | photography, Silent Time | , , | Leave a comment